Hujan lebat yang mengguyur wilayah Desa Lakekun Barat, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyebabkan banjir yang kembali merendam lahan persawahan dan permukiman warga pada Senin (16/3/2026).
Kepala Desa Lakekun Barat, Hendrikus Seran, mengungkapkan bahwa luapan banjir kali ini menggenangi kurang lebih 200 hektare lahan sawah milik warga. Selain itu, sejumlah kawasan permukiman di beberapa dusun juga terdampak cukup parah.
“Perumahan warga yang terdampak berada di Dusun Weserin, Kada A, Aimalae, serta wilayah Webua A, B, dan C,” jelas Hendrikus.
Menurutnya, banjir dipicu oleh meluapnya beberapa aliran sungai, yakni Kali Lo’o, Kali Serin, dan Kali Solo, yang masing-masing memiliki permasalahan berbeda.
Ia menjelaskan, luapan Kali Solo disebabkan oleh tersumbatnya gorong-gorong pada saluran irigasi DI Malaka. Sementara itu, Kali Lo’o meluap akibat tanggul yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat jebol saat debit air meningkat. Adapun Kali Serin meluap karena posisi talang air pada saluran DI Malaka yang dinilai terlalu rendah dari konstruksi jembatan Serin.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
