“Setiap tahun masyarakat Malaka selalu diterjang banjir bandang. Tetapi setelah dibangun tanggul penahan banjir, rakyat serta aset pemerintah kini lebih terlindungi dan tidak lagi mengalami kerusakan seperti sebelumnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan tanggul di Desa Oan Mane dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Kabupaten Malaka yang memiliki karakteristik rawan banjir, terutama daerah-daerah yang berada di sepanjang aliran sungai.
Nor berharap program pengendalian banjir melalui pembangunan tanggul dan bronjong dapat terus diperluas serta mendapat dukungan lintas sektor, sehingga pembangunan infrastruktur yang mendukung perlindungan lingkungan, ketahanan pangan, dan keselamatan masyarakat dapat berjalan secara berkelanjutan di Kabupaten Malaka.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














