Untuk penanganan permanen jelas Parlinggoman, tidak bisa dilaksanakan tahun ini.
“Karena kita harus design dan anggarkan dulu.Dan untuk penanganan permanen kemungkinan akan dilaksanakan tahun 2026.Jadi tahun ini kita tangani secara darurat dulu, ” pungkasnya.
Selanjutnya rombongan menuju Dusun Boni, Desa Kakaniuk, Kecamatan Malaka Tengah untuk melihat kondisi Bendung Benenai.
Dalam kesempatan itu Kepala BBWS NT II, Parlinggoman Simanungkalit menuturkan, pihaknya akan melakukan pemeliharaan dan memperhatikan fasilitas Bendung Benenai dan jaringan irigasi.
“Tentu,kita akan memperhatikan fasilitas yang ada karena fasilitas ini merupakan tulang punggung keberhasilan pertanian di Kabupaten Malaka, ” ungkapnya.
Sesuai hasil pantauan di Bendung Benenai ini kata Parlinggoman,persoalan yang ditemukan adalah kerusakan pintu dan operasional pintu.
“Dan persoalan ini sudah disampaikan ke Satker Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air(PJPA)untuk mengajukan rehabilitasi, ” ungkapnya.
Kemudian,hal-hal yang sifatnya emergency akan ditangani Balai tahun ini.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
