Ia mengatakan, logo yang terpilih nantinya diharapkan mampu mencerminkan jati diri RSUPP Betun sebagai rumah sakit penyangga perbatasan yang profesional, humanis, dan terus berkembang dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat.
Menurutnya, logo bukan sekadar simbol, tetapi juga menjadi representasi visi, misi, serta komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas.
“Melalui sayembara ini kami ingin memperoleh logo yang lahir dari kreativitas masyarakat sendiri, sehingga memiliki makna yang kuat dan menjadi kebanggaan bersama. Kami berharap banyak desainer muda maupun masyarakat umum dapat berpartisipasi dan menampilkan karya terbaiknya,” tambahnya.
Ketentuan Sayembara
Berdasarkan pengumuman resmi panitia, peserta sayembara harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di Kabupaten Malaka. Sayembara bersifat individu, terbuka untuk umum, dan tidak dipungut biaya.
Desain yang dikirimkan harus memenuhi sejumlah kriteria. Karya wajib merupakan desain asli, belum pernah dipublikasikan, serta tidak sedang terikat hak cipta atau sengketa dengan pihak lain.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
