Scroll untuk baca artikel

Tak Kenal Hari Libur, Bupati Malaka Turun Menjawab Kebutuhan Rakyat

Avatar photo
×

Tak Kenal Hari Libur, Bupati Malaka Turun Menjawab Kebutuhan Rakyat

Sebarkan artikel ini
Reporter : Wilfridus Wedi Editor: Ewilson

Pemerintah pusat mendorong pembangunan ribuan jembatan untuk membuka akses daerah terisolasi.

Namun bagi Bupati, yang terpenting bukan sekadar menjalankan program.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Advertising

Yang lebih penting adalah meninggalkan jejak.

“Pemimpin adalah orang yang beruntung karena diberi kepercayaan untuk membuat sejarah,” katanya.

Baca Juga :  Bupati SBS: Bronjong dan Tanggul Bukan Sekadar Proyek,tetapi Kewajiban Pemerintah

Jejak itu, menurutnya, bukan untuk dirinya semata. Tetapi untuk dikenang oleh generasi yang akan datang.

Dalam setiap kunjungan ke desa—seperti Oekmurak, Oanmane, dan Lamea—ia melihat langsung bagaimana kepercayaan masyarakat tumbuh ketika janji mulai direalisasikan.

Baca Juga :  Bupati Malaka Cek Langsung Dapur MBG di Kobalima, Pastikan Makanan Aman dan Bergizi

Namun ia juga memberi peringatan keras kepada jajaran teknis, khususnya Dinas PUPR.

Pekerjaan tidak boleh asal-asalan.

Karena dalam proyek infrastruktur, hasil akhir adalah segalanya.

“Kerja harus berkualitas dan terdokumentasi dengan baik,” tegasnya.

Baca Juga :  PMI Malaka Gelar Doa Bersama dan Nyalakan 1.000 Lilin untuk Korban Gempa Flores

Ia mengingatkan bahwa kondisi alam bisa berubah sewaktu-waktu.

Normalisasi hari ini bisa saja tidak bertahan jika pekerjaan tidak dilakukan dengan serius.

Bagi Stefanus Bria Seran, kepemimpinan bukan tentang jabatan.
Tetapi tentang keberanian hadir di tengah persoalan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung