“Kebutuhan pisang belakangan ini sangat tinggi, bahkan sebagian masih dipasok dari luar daerah. Karena itu petani perlu proaktif melakukan penanaman mulai sekarang agar tahun depan sudah bisa menikmati hasil panen,” ujarnya.
Ia juga meminta para camat, kepala desa, dan penyuluh pertanian lapangan (PPL) untuk lebih aktif mengarahkan masyarakat agar memanfaatkan lahan pekarangan dan lahan tidur untuk menanam sayuran serta pisang buah.
Menurutnya, kondisi tanah di Kabupaten Malaka yang subur serta ketersediaan air yang cukup menjadi modal besar untuk mengembangkan tanaman hortikultura.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Malaka melalui Dinas Pertanian juga telah membantu masyarakat mengolah lahan secara gratis, sehingga masyarakat dapat langsung memanfaatkannya untuk kegiatan budidaya.
“Untuk pisang misalnya, petani cukup menyiapkan lubang tanam dan menanam bibit di lahan yang tersedia. Dengan kondisi tanah yang subur di Malaka, peluang keberhasilannya sangat tinggi,” jelasnya.
Laurensius berharap para petani di Malaka semakin proaktif membaca peluang pasar, memanfaatkan musim penghujan, serta mengoptimalkan lahan yang ada untuk menanam sayuran dan pisang buah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
