Ia menjelaskan, para tenaga medis tersebut nantinya akan menjalankan tugas kemanusiaan dengan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah terdampak bencana.
Keberadaan para relawan medis tersebut diperkirakan berlangsung selama dua minggu. Setelah masa tugas berakhir, mereka akan kembali ke Kabupaten Malaka dan selanjutnya digantikan oleh relawan lainnya.
“Keberadaan relawan tersebut diestimasi sampai dua minggu. Setelah itu mereka pulang dan diganti dengan relawan yang lain yang berasal dari Kabupaten Malaka,” jelasnya.
Dokter Oktelin menambahkan, pola pergantian relawan tersebut dilakukan agar dukungan tenaga medis dari Kabupaten Malaka dapat terus diberikan kepada masyarakat di Flores, sekaligus memastikan pelayanan kesehatan di RSUPP Betun tetap berjalan.
“Untuk 10 orang relawan itu merupakan staf dari RSUPP Betun,” pungkasnya.
Pengiriman tenaga medis ini menjadi salah satu bentuk kepedulian dan solidaritas PMI Kabupaten Malaka terhadap masyarakat di Flores yang sedang menghadapi dampak bencana. PMI Malaka berharap kehadiran para relawan nantinya dapat membantu memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan dan meringankan beban masyarakat terdampak.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
