“Sehingga diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga setempat serta mempercepat distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok masyarakat, “ujarnya.
Kemudian terkait dengan sumber dana, Leo menjelaskan, sumber dananya dari APBD (DAU) tahun 2025 dan 2026.
“Jadi paket pengerjaan tahun jamak selama 2 tahun dengan pagu dana Rp 7.150.000.000 dimana tahun I( 2025) senilai Rp 3.952.112.000 tahun II(2026) senilai Rp 3.197.888.000.Kemudian,proses pengerjaan mulai tanggal 18 November 2025 dan akan berakhir pada 16 Mei 2026 dengan kontraktor pelaksana CV Solusi Pratama Mandiri, “terangnya.
Ditambahkannya, selama ini warga Dusun Numbei, Desa Kateri sangat terisolir terutama saat musim hujan tiba.
“Warga di kampung itu tidak bisa beraktivitas secara leluasa.Mau pergi ke Kota Betun untuk membeli barang atau menjual hasil pertanian harus menyebrang sungai Benenai dengan kapasitas air cukup tinggi atau setengah dada manusia. Alternatif lainnya mereka harus menyusuri hutan Kateri sambil memikul barang dengan jarak kurang lebih 5 kilometer, ” ungkapnya
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
