“Semua daerah yang terisolasi karena sungai harus dibangun jembatan. Apa yang kami lakukan di Malaka ini sejalan dengan perintah Bapak Presiden,” katanya.
Bupati mengaku terenyuh setelah menyaksikan tayangan tentang seorang ayah yang membangun jembatan darurat dari kayu agar anaknya tidak terlambat mengikuti ujian saat banjir.
“Hal seperti itu tidak boleh terus terjadi. Karena itu pemerintah harus hadir,” tegasnya.
Ia optimistis, kehadiran Jembatan Gantung Numbei akan membawa dampak besar bagi masyarakat, meskipun nilai proyeknya tidak sebesar jembatan permanen.
“Ini kebanggaan bagi masyarakat. Sejak Indonesia merdeka, mereka terisolasi dan baru sekarang dibangun jembatan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan Dinas PUPR dan pihak terkait agar mengerjakan proyek secara serius dan berkualitas, serta mendokumentasikan seluruh proses dengan baik.
“Kerja harus berkualitas karena yang dilihat adalah hasil akhir. Data harus akurat agar bisa dipertanggungjawabkan,” katanya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
