Lanjutnya, setelah mengikuti sesi symposium, para peserta akan langsung menjalani praktek(hands on) di rumah sakit guna meningkatkan kompetensi dan keterampilan pelayanan kesehatan.
“Besok peserta yang ada akan langsung praktek di rumah sakit dan ada beberapa hal yang memang harus mereka lakukan untuk memenuhi kompetensi. Misalnya, bagaimana memasang infus pada bayi, menangani kasus pendarahan pada pasien kandungan, menangani kasus-kasus kejang hingga penanganan kasus kegawatdaruratan,” jelas dokter Oktelin.
Dokter Oktelin mengutarakan,selama kegiatan berlangsung seluruh peserta yang ada akan mendapat pendampingan langsung dari para dokter spesialis.
“Jadi,besok mereka akan langsung praktek di rumah sakit bersama teman-teman dokter spesialis sehingga ilmu yang didapatkan tidak hanya teori tetapi juga bisa diterapkan langsung di lapangan,” tuturnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini berlangsung selama dua hari.
“Hari ini kegiatan symposium mulai dari jam 08.00 pagi sampai jam 5 sore dan besok dilanjutkan dengan kegiatan workshop yang akan berangsung di rumah sakit mulai dari jam 10 pagi sampai jam 5 sore. Jadi besok mereka praktek bukan dengan alat-alat canggih tetapi dengan alat-alat sederhana yang mereka punya di Puskesmas masing- masing, ” ungkapnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














