“Dengan hadirnya dokter mata, kami berharap masyarakat perbatasan dapat memperoleh pelayanan yang cepat, tepat, dan terjangkau tanpa harus dirujuk ke luar daerah,” ujarnya.
Layanan yang tersedia meliputi pemeriksaan mata umum, penanganan gangguan refraksi, infeksi mata, hingga deteksi dini penyakit mata seperti katarak dan glaukoma.
“Selain itu, kami juga berencana mengembangkan layanan operasi mata secara bertahap sesuai dengan kesiapan fasilitas dan sumber daya manusia, “pungkasnya.
Selama lebih dari dua dekade, kata Oktelin, warga Malaka yang mengalami gangguan penglihatan tidak bisa dilayani di RSUPP Betun
“Kini, mereka bisa mendapatkan pemeriksaan langsung di Betun tanpa harus menempuh perjalanan jauh, ” tuturnya.
Untuk tahap awal, pelayanan dibuka setiap Jumat dan Sabtu, pukul 08.00–16.30 WITA. Layanan ini gratis bagi masyarakat yang memiliki e-KTP, dengan membawa rujukan manual dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
“Meski peralatan dan obat-obatan masih dalam proses pelengkapan, dokter spesialis mata sudah mulai melakukan pemeriksaan dan pengobatan sesuai kebutuhan pasien,” jelasnya.














