“Senin depan atau paling lambat bulan depan sudah kita pisahkan. Pendaftaran khsusus pasien rawat jalan ke gedung baru sementara rawat inap dan IGD akan ke tempat lain yang aksesnya lebih gampang, ” tuturnya.
Dengan pemisahan ini, kata dokter Oktelin,pasien tidak lagi menumpuk di satu titik karena sudah diatur sehingga alur pelayanan menjadi lebih cepat dan terorganisir,” jelasnya.
Kebijakan ini mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Sejumlah pasien mengaku selama ini harus menunggu cukup lama, bahkan hingga berjam-jam, sebelum mendapatkan pelayanan medis.
“Saya harap sistem baru ini bisa segera diterapkan, supaya kami tidak terlalu lama menunggu,” ungkap salah satu pasien.
Dokter Oktelin mendaraskan bahwa, pembenahan ini merupakan bagian dari komitmen untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di wilayah perbatasan. Selain sistem pendaftaran, peningkatan jumlah tenaga medis, penambahan dokter spesialis, serta penguatan fasilitas penunjang juga terus dilakukan secara bertahap.
“Dengan berbagai langkah strategis tersebut kami optimistis mampu menghadirkan layanan kesehatan yang lebih cepat, profesional, dan berorientasi pada kenyamanan pasien, “tuturnya.***














