Dokter Oktelin menerangkan, meski kesiapan SDM dan fasilitas terus dikebut, layanan HD belum dapat langsung dioperasikan.
“Kami masih harus menyelesaikan proses perizinan dari Kementerian Kesehatan.Mudah-mudahan bisa cepat keluar izinnya,” ujar Oktelin.
Setelah perizinan diperoleh,pihaknya juga akan mengajukan kerja sama dengan BPJS Kesehatan sehingga layanan HD dapat dimanfaatkan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kita akan bermohon ke BPJS untuk kerja sama. Namun bila belum dilayani, maka kita akan upayakan dari Pemda Malaka bisa cover pembiayaannya,” katanya.
Dekatkan Layanan bagi Pasien
Oktelin mengatakan, kehadiran layanan HD di RSUPP Betun diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya pasien yang harus menjalani cuci darah secara rutin.
Menurutnya, pasien dengan kebutuhan hemodialisis membutuhkan akses layanan yang berkelanjutan. Karena itu, keberadaan fasilitas HD di RSUPP Betun diharapkan dapat mengurangi beban pasien yang selama ini harus mendapatkan pelayanan di luar daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














