Selain itu, untuk mengangkut sampah medis pihaknya bekerjasama dengan pihak ketiga yang berasal dari Kupang.
“Jadi setiap hari kita melakukan penimbangan sampah medis. Kalau sudah mencapai 2 ton kita konfirmasi dengan pihak ketiga untuk datang angkut. Biasanya 2 sampai 3 bulan baru mereka datang karena produksi sampah medis di rumah sakit ini diperkirakan 50 kilogram per hari, “terangnya.
Ke depan, pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan inovasi dan pembenahan guna menghadirkan layanan kesehatan yang aman, berkualitas, dan berwawasan lingkungan bagi masyarakat Kabupaten Malaka dan sekitarnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














