Salah satunya adalah workshop Pengenalan dan Simulasi e-Katalog Versi 6 LKPP. Peserta juga mengikuti Forum Kerja Sama Perdagangan Antar Daerah AOE 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas ekonomi dan perdagangan antardaerah.
Agenda lainnya yakni lokakarya peningkatan kapasitas dalam mendukung aksesi Indonesia menuju Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) dengan tema “Peningkatan Pembiayaan dan Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan di Berbagai Tingkat Pemerintahan.”
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peresmian pembukaan Apkasi Otonomi Expo 2026.
Bupati Malaka Stefanus Bria Seran atau kerap disapa SBS mengatakan, Apkasi memiliki posisi penting sebagai wadah yang mempertemukan pemerintah kabupaten dari berbagai wilayah Indonesia. Menurutnya, forum tersebut tidak sekadar menjadi ruang pertemuan, tetapi juga menjadi tempat untuk bertukar ide dan gagasan mengenai arah pembangunan daerah.
“Apkasi merupakan ajang yang sangat baik untuk menyatukan ide dan gagasan dari seluruh kabupaten di Indonesia, untuk membawa masyarakat menuju ke arah yang lebih baik,”ungkapnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
