“Disini ada sejumlah profesor yang akan memberikan masukan dan pengayaan pengetahuan kepada kita semua,” pungkas Bahtiar.
Bahtiar juga menegaskan pentingnya masukan dari kalangan akademisi. Sejumlah profesor dihadirkan untuk memberikan pengayaan dan perspektif strategis bagi peserta Rakornas.
Sementara Wakil Bupati Malaka, Henri Melki atau kerap disapa HMS mengatakan, upaya pemerintah pusat melaksanakan kegiatan ini untuk mendorong pemerintah daerah agar lebih fokus memberdayakan masyarakat melalui program-program yang sudah dicanangkan oleh kepala daerah
“Dalam konteks ini program pemerintah daerah harus selaras dengan program pusat. Terutama di bidang ketahanan pangan yang menjadi lokus prioritas dalam meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat, ” pungkasnya.
Lanjutnya,Kabupaten Malaka. merupakan wilayah yang berbatasan langsung dengan negara Timor Leste (RDTL) dan memiliki potensi yang luar biasa terutama di sektor pertanian yang menjadi asa peningkatan ekonomi masyarakat.
“Tentu program direktif Asta Cita Presiden Prabowo Subianto terutama dibidang ketahanan pangan hal ini selaras dengan program yang sudah dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten Malaka terutama disektor pertanian dengan pendarasan mengolah lahan masyarakat menggunakan traktor secara gratis, “pintanya.
