Sementara itu, Bupati Malaka Stefanus Bria Seran mengatakan pengolahan sampah membutuhkan pasokan bahan baku yang cukup besar sehingga kerja sama antar daerah menjadi solusi efektif.
“Investor akan mengelola sampah menjadi energi dan pupuk. Karena itu diperlukan bahan baku yang cukup dan sampah dari tiga kabupaten bisa memenuhi kebutuhan tersebut,” ujarnya.
Ia menjelaskan lokasi pembangunan fasilitas akan ditentukan melalui studi kelayakan yang dilakukan investor dengan mempertimbangkan akses jalan, ketersediaan listrik, serta kemudahan jangkauan dari tiga kabupaten.
Stefanus menegaskan rencana tersebut juga merupakan respons terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat koordinasi pemerintah pusat dan daerah di Sentul pada 2 Februari lalu yang menekankan pentingnya pengelolaan sampah berbasis teknologi.
“Kami akan berdiskusi dengan investor didampingi tenaga ahli untuk melakukan negosiasi. Ada berbagai skema pembiayaan yang bisa ditempuh,” katanya.
Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo menyatakan pemerintah daerahnya mendukung penuh rencana tersebut agar pengelolaan sampah regional di daratan Timor dapat segera terwujud.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








