Scroll untuk baca artikel

Tiga Bupati Perbatasan Timor Bersatu Dorong Free Trade Zone di Perbatasan RI-RDTL

Avatar photo
×

Tiga Bupati Perbatasan Timor Bersatu Dorong Free Trade Zone di Perbatasan RI-RDTL

Sebarkan artikel ini
Reporter : Wilfridus Wedi Editor: Ewilson

Pertama, kerja sama dalam penanganan dan pengolahan sampah di wilayah perbatasan.

Kedua, kerja sama peningkatan ekonomi masyarakat melalui penguatan pasar-pasar yang ada dengan memanfaatkan skema free trade zone di kawasan perbatasan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Advertising

Ketiga, kerja sama pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, dan perumahan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Terpilihnya ABS Sebagai Pengurus ADKASI Menjadi Tonggak Baru Bagi Kabupaten Malaka Dalam Kancah Politik Nasional 

“Hal-hal ini berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar rakyat Indonesia yang tinggal di wilayah Belu, TTU, dan Malaka,” kata Stefanus.

Ia menjelaskan, hasil pertemuan tersebut akan ditindaklanjuti dengan pembentukan Sekretariat Bersama (Sekber) yang akan menyusun langkah-langkah teknis, termasuk penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS).

Baca Juga :  Hadiri Rakornas, Wakil Bupati Malaka Henri Melki Simu Dukung Program Prioritas Presiden dan Asta Cita

Usulan kerja sama itu selanjutnya akan diajukan ke Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur hingga pemerintah pusat agar mendapatkan dukungan kebijakan dan program pembangunan.

“Kami berharap tiga kabupaten di daerah perbatasan ini mendapat perhatian lebih karena wilayah ini merupakan show window Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara Timor Leste,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Malaka SBS: Apkasi Otonomi Expo Jadi Ruang Strategis Satukan Gagasan Pembangunan Daerah

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung