“Anak-anak harus dilatih menerima kemenangan dan kekalahan. Kalah itu kemenangan yang tertunda,” tegasnya.
Ia berharap turnamen tersebut tidak berhenti sebagai agenda kompetisi, tetapi menjadi bagian dari proses panjang membangun ekosistem sepak bola usia dini di Kabupaten Malaka.
“Dengan pembinaan yang konsisten, kompetisi yang berkelanjutan, serta evaluasi terhadap perkembangan pemain, kita berharap Kabupaten Malaka diharapkan mampu melahirkan generasi pesepak bola yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga karakter dan mental bertanding yang kuat, “tutupnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














