Sementara itu, live streaming memberikan manfaat yang lebih luas. Selain membuka akses bagi masyarakat untuk menyaksikan pertandingan secara langsung, tayangan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pelatih, pemain, hingga pembina sepak bola dalam meningkatkan kualitas permainan.
Pemerintah Kabupaten Malaka, kata SBS, ingin menjadikan kompetisi usia dini sebagai fondasi pembangunan sepak bola daerah. Pembinaan yang dilakukan secara berjenjang dan dikelola secara profesional diyakini akan melahirkan pemain-pemain muda yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
“Sepak bola Malaka harus dibangun dari bawah dengan sistem yang benar. ETMC 2027 bukan hanya soal menjadi tuan rumah, tetapi momentum kebangkitan sepak bola Malaka,” pungkasnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
