Belum puas, PS Malaka terus menekan. Menit ke-55, umpan matang dari sisi kiri disambut sundulan Carlos (7) yang tak mampu dibendung penjaga gawang. Skor berubah menjadi 6-0.
Lima menit kemudian giliran Jho (11) mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan serangan balik cepat, ia lolos dari kawalan bek Persap Alor sebelum menaklukkan kiper lawan dengan penyelesaian yang tenang. PS Malaka pun semakin menjauh dengan keunggulan 7-0.
Meski tertinggal jauh, Persap Alor tetap berusaha mencari gol hiburan. Namun setiap upaya mereka selalu kandas oleh kokohnya lini pertahanan PS Malaka yang tampil disiplin hingga akhir pertandingan.
Pesta gol akhirnya ditutup Januar (8). Berawal dari rangkaian umpan pendek khas permainan PS Malaka, bola mengalir ke sisi kanan sebelum Januar melepaskan tendangan akurat ke sudut gawang. Gol kedelapan itu memastikan kemenangan telak 8-0 sekaligus mengubur harapan Persap Alor melaju ke semifinal.
Peluit panjang akhirnya dibunyikan. Tepuk tangan, sorak-sorai, dan nyanyian kemenangan menggema memenuhi Stadion Oepoi. Delapan gol tanpa balas menjadi bukti bahwa PS Malaka U-13 bukan sekadar lolos ke semifinal, tetapi juga mengirim pesan tegas kepada para pesaingnya: “Manu Meo” datang bukan hanya untuk bertanding, melainkan untuk berburu gelar juara.














