Ia mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama menjaga marwah Piala Soeratin sebagai ajang pembinaan sepak bola usia dini, bukan sekadar mengejar prestasi semata.
“Mari kita jaga event ini. Ini murni event sepak bola yang bertujuan menata sepak bola Nusa Tenggara Timur agar ke depan menjadi lebih baik,” tegasnya.
Abdul Muis menilai Piala Soeratin U-13 dan U-15 merupakan wadah penting dalam melahirkan bibit-bibit pesepak bola berbakat yang nantinya dapat berkembang hingga level nasional.
“Kompetisi U-13 dan U-15 ini menjadi pionir lahirnya talenta-talenta muda. Harapan kami, kompetisi ini dapat berjalan dengan baik dan mampu menghasilkan pemain-pemain berkualitas,” katanya.
Ia juga mengingatkan seluruh manajer tim, pelatih, dan ofisial agar mengedepankan komunikasi apabila menemukan kendala selama kompetisi berlangsung.
“Kalau ada persoalan, lebih baik kita komunikasikan lebih awal daripada disampaikan melalui media sosial. Dengan komunikasi yang baik, setiap persoalan dapat diselesaikan secara bersama-sama,” pesannya.














