“Teknologi tersebut memperkenalkan standar baru dalam pengelolaan pertandingan sekaligus mendorong semua pihak untuk semakin memahami pentingnya keputusan yang objektif, ” ungkapnya.
SBS menegaskan, transparansi dan keadilan merupakan fondasi penting untuk membangun ekosistem sepak bola daerah yang profesional.
“Kalau kita ingin sepak bola Malaka berkembang, maka penyelenggaraannya juga harus terus dibenahi dan mengikuti perkembangan zaman,”katanya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh setelah turnamen berakhir.
“Evaluasi tersebut mencakup berbagai aspek penyelenggaraan, termasuk penggunaan teknologi dalam pertandingan, guna mengidentifikasi kekurangan dan menentukan langkah perbaikan pada pelaksanaan turnamen berikutnya, ” ujarnya.
SBS menuturkan,penerapan VAR dalam Piala Bupati Malaka 2026 bukan sekadar penggunaan teknologi.
“Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya kompetisi yang lebih transparan, profesional, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sepak bola sejak usia dini, ” tuturnya. ***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














