Lebih jauh, Adrianus menegaskan bahwa penerapan VAR juga memiliki nilai edukatif. Bukan hanya pemain, tetapi pelatih, ofisial, wasit, hingga masyarakat pencinta sepak bola akan belajar memahami pentingnya keputusan yang akurat, transparan, dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Langkah tersebut dinilai sejalan dengan visi pembangunan olahraga prestasi Kabupaten Malaka periode 2025–2030 yang menitikberatkan pada pembinaan sepak bola usia dini yang berkualitas, transparan, dan berkelanjutan, ” tutur ABS
Dengan dimulainya uji coba VAR pada Piala Bupati Malaka 2026, Kabupaten Malaka menorehkan catatan baru sebagai salah satu daerah di Nusa Tenggara Timur yang berani mengadopsi teknologi dalam penyelenggaraan kompetisi sepak bola. Inovasi ini sekaligus menjadi sinyal bahwa pembinaan sepak bola di Malaka mulai bergerak menuju standar yang lebih modern, profesional, dan berorientasi pada keadilan di setiap pertandingan.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














