Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa hasil pertandingan bukan menjadi target utama, melainkan proses pembinaan dan pengalaman bertanding yang menjadi fokus utama timnya.
“Kami datang bukan untuk mengejar hasil, tetapi bagaimana anak-anak bisa belajar dari setiap pertandingan dan terus berkembang,” tegasnya.
Ia juga menyebut, kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem sepak bola usia dini di wilayah perbatasan.
“Ini terobosan luar biasa untuk membangun sepak bola di kawasan perbatasan. Kami belajar banyak dari PS Malaka,” tambahnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
