Adrianus menilai Kabupaten Malaka dan TTU memiliki potensi besar untuk melahirkan talenta-talenta muda berbakat.
Karena itu, pembinaan harus dilakukan secara berjenjang melalui pertandingan antarsekolah, kompetisi yang berkelanjutan, serta dukungan dari berbagai pihak, mulai dari sekolah, gereja, orang tua, hingga pemerintah.
“Pembinaan tidak bisa dilakukan sendiri. Semua pihak harus mengambil bagian agar anak-anak yang memiliki bakat sepak bola dapat dibina sejak usia sekolah,” demikian semangat yang disampaikan dalam momentum laga tersebut.
Pertandingan Fajar Timur Haitimuk kontra SMAK Fides Kefamenanu akhirnya tidak sekadar menjadi laga persahabatan.
Lebih dari itu, pertandingan tersebut menjadi gambaran bahwa sepak bola pelajar di kawasan perbatasan RI–RDTL memiliki ruang besar untuk berkembang.
Dengan pembinaan yang konsisten dan dukungan lintas pihak, Malaka dan TTU diharapkan mampu menjadi salah satu lumbung talenta sepak bola muda NTT yang kelak mampu mengharumkan nama daerah di level provinsi hingga nasional.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














