Persaingan di Grup B juga berlangsung seru. SSB Malaka Barat tampil konsisten dengan dua kemenangan yang mengantarkan mereka mengoleksi enam poin. Sementara SSB Kobalima dan SSB Malaka Timur terus bertarung hingga pertandingan terakhir demi menjaga peluang lolos.
Jika berbicara soal penampilan paling dominan, SSB Wewiku layak mendapat sorotan. Tim penghuni Grup C itu tampil luar biasa dengan menyapu bersih dua pertandingan. Mereka mengoleksi enam poin, mencetak sembilan gol, dan yang lebih mengesankan, belum sekalipun kebobolan. Catatan tersebut menjadi bukti solidnya permainan Wewiku di semua lini.
Sementara itu, SSB Rinhat dan SSB Sasitamean masih berusaha mempertahankan asa di tengah ketatnya persaingan grup.
Turnamen Piala Bupati Malaka tahun ini memperlihatkan peningkatan kualitas sepak bola usia muda di Kabupaten Malaka. Para pemain mulai berani memainkan bola dari kaki ke kaki, disiplin menjaga organisasi permainan, serta menunjukkan mental bertanding yang semakin kuat.
Bagi para pelatih, kompetisi ini bukan hanya soal mengejar gelar juara, tetapi juga menjadi ajang mengasah karakter dan mengidentifikasi talenta terbaik yang diproyeksikan menjadi tulang punggung sepak bola Malaka pada masa mendatang. Jika pembinaan seperti ini terus berjalan secara konsisten, bukan tidak mungkin Malaka akan memiliki generasi pesepak bola yang mampu bersaing di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur bahkan nasional.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














