“Bagi kami, kampus ini juga merupakan buah tangan Bupati Malaka. Beliau telah memberikan banyak inspirasi dan terobosan di bidang kesehatan. Sangat layak apabila beliau disebut sebagai salah satu tokoh pembangunan kesehatan di NTT setelah dr. Ben Mboi,” ungkap Prof. Frans, yang langsung disambut tepuk tangan meriah.
Ia juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Malaka menjadi salah satu dari sembilan pemerintah kabupaten/kota di NTT yang memberikan rekomendasi resmi bagi pendirian Fakultas Kedokteran UCB.
Komitmen itu kini mulai menunjukkan hasil. Pada Tahun Akademik 2026, empat putra-putri terbaik Kabupaten Malaka diterima sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran UCB. Dua di antaranya telah memperoleh rekomendasi resmi dari Pemerintah Kabupaten Malaka, sementara dua lainnya masih menunggu proses administrasi.
Bagi UCB, angka itu bukan sekadar statistik penerimaan mahasiswa. Di baliknya tersimpan harapan lahirnya dokter-dokter baru yang kelak kembali mengabdi di tanah kelahirannya.
Acara tersebut dihadiri Bupati Malaka beserta Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, pimpinan perangkat daerah, Direktur RSUPP Betun dr. Oktelin Kaswadie, jajaran Pemerintah Kabupaten Malaka, pimpinan Universitas Citra Bangsa, para dekan, dosen, serta perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














