“Jadi kegiatan hari ini dijalankan secara serentak di seluruh Indonesia. Untuk Kabupaten Malaka,kami bersama umat Besikama secara gotong royong membangun gereja ini, ” ungkapnya.
Lanjutnya, kegiatan ini juga tidak terlepas dari dukungan pemerintah Kabupaten Malaka dibawah kepemimpinan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran(SBS) dan Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu(HMS) dimana menempatkan tiga tungku diantaranya pemerintah, masyarakat dan tokoh adat sebagai simbol kebersamaan dalam membangun Malaka kedepan.
“Filosofi tiga tungku itumenggambarkan pentingnya sinergi semua elemen atau stakeholder agar roda pemerintahan dan pembangunan berjalan seimbang dan berkelanjutan, ” tuturnya.
Lanjutnya, keterlibatan Satpol PP dalam kegiatan pembangunan rumah ibadah merupakan bagian dari pelayanan kemasyarakatan dan implementasi nilai kemanusiaan yang harus terus dijaga oleh aparat pemerintah.
“Melalui kegiatan gotong royong ini, kami ingin menunjukkan bahwa Satpol PP hadir bukan hanya dalam penegakan peraturan daerah, tetapi juga hadir bersama masyarakat dalam membangun kehidupan sosial dan semangat persaudaraan,” ujarnya.
