Di tengah prosesi pelantikan, SBS secara khusus meminta seluruh pejabat yang baru menerima amanah jabatan untuk menjadikan capaian Dinas Pertanian sebagai contoh bahwa keberhasilan sebuah organisasi perangkat daerah tidak cukup diukur dari terserapnya anggaran atau selesainya kegiatan administrasi, tetapi harus diukur dari manfaat yang diterima masyarakat.
“Pemerintah daerah melalui program yang diusung telah mengolah lahan masyarakat secara gratis. Ini harus ditindaklanjuti dengan penanaman dan perawatan tanaman agar benar-benar memberi manfaat nyata bagi ketahanan pangan keluarga,” ujar SBS.
Menurut mantan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT itu, pengolahan lahan hanyalah tahapan awal dari sebuah proses pembangunan pertanian. Tantangan yang jauh lebih besar adalah memastikan lahan yang telah dibuka benar-benar dimanfaatkan secara produktif oleh masyarakat hingga menghasilkan panen yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani.
Karena itu, SBS meminta Dinas Pertanian tidak berhenti pada pencapaian target luas lahan, tetapi terus melakukan pendampingan kepada kelompok tani melalui penyuluh pertanian agar proses penanaman, pemeliharaan hingga panen dapat berjalan optimal.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














