SUARATRIBUN.COM, BETUN – Prof. Dr. Gregorius Neonbasu, SVD, Ph.D., menegaskan bahwa pemahaman mendalam terhadap sistem sosial merupakan fondasi utama dalam menggali kekayaan budaya dan pengetahuan lokal masyarakat di Timor, khususnya Kabupaten Malaka.
Hal ini disampaikan Prof. Gregorius Neonbasu usai Seminar Penataan Lembaga Adat di Aula Kantor Bupati Malaka, Rabu 29 April 2026.
Sebagai akademisi, peneliti, sekaligus penulis yang aktif di bidang antropologi, Neonbasu dikenal luas di berbagai kalangan, mulai dari akademisi hingga birokrat dan wartawan. Pengalamannya meneliti di berbagai wilayah Timor memperlihatkan bahwa masih terdapat aspek penting dari struktur adat yang belum sepenuhnya dipahami.
“Fondasi yang harus dibangun adalah pemahaman mengenai sistem sosial. Saya meneliti keliling Timor, tetapi pada struktur seperti Wewiku dan Wehali masih ada bagian yang belum ditemukan, bahkan oleh masyarakat Malaka sendiri,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa memahami sistem sosial tidak dapat dilakukan secara dangkal. Dibutuhkan pendekatan komprehensif yang menyentuh berbagai dimensi kehidupan masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














