SUARATRIBUN.COM, BETUN – Sedikitnya enam titik tanggul di sepanjang Sungai Benenai masih membutuhkan perhatian serius Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan SBS–HMS, guna menekan risiko banjir yang masih mengancam wilayah dataran rendah meski sebagian pembangunan telah menunjukkan hasil positif.
Pembangunan tanggul di sepanjang Sungai Benenai mulai menunjukkan dampak positif dalam mengurangi risiko banjir di wilayah dataran rendah Kabupaten Malaka, meski masih dibutuhkan lanjutan pembangunan di sejumlah titik rawan.
Dalam pantauan SuaraTribun.com, Sungai Benenai melintasi sejumlah desa di bagian utara dan selatan wilayah dataran rendah.
Untuk bagian utara, wilayah terdampak meliputi Desa Bakiruk, Desa Angkaes, Desa Wederok, Desa Lamudur, Desa Forekmodok, Desa Naimana, Desa Fahiluka, Desa Lawalu, hingga Desa Motaain.
Sementara di bagian selatan, aliran sungai melewati Desa Haitimuk, Desa Kleseleon, Desa Motaulun, Desa Naas, Desa Maktihan, Desa Besikama, Desa Lasaen, Desa Fafoe, Desa Sikun, Desa Oan Mane, hingga Desa Umatoos.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














