Scroll untuk baca artikel

Dari Pekarangan ke Dapur MBG: Kisah Sukses Petani Motaulun yang Raup Ratusan Ribu Rupiah per Bedeng

Avatar photo
×

Dari Pekarangan ke Dapur MBG: Kisah Sukses Petani Motaulun yang Raup Ratusan Ribu Rupiah per Bedeng

Sebarkan artikel ini

Harga sayur putih di pasaran saat ini sekitar Rp7.000 per kilogram. Namun yang paling menguntungkan bagi petani adalah keberadaan dapur MBG yang membutuhkan pasokan sayuran segar setiap hari.

Menurut Jimmi, sistem pembelian di dapur MBG sangat membantu petani karena produk langsung diserap dan dibayar tunai.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Advertising

“Keuntungannya karena setiap hari mereka butuh sayur. Jadi petani tidak perlu lagi mencari pasar di luar. Semua sayur yang dibeli langsung dibayar tunai,” jelasnya.

Baca Juga :  Camat Rinhat Saksikan Serah Terima Jabatan Pj Kades BoEn

Ia meyakini peluang ini sebenarnya bisa dimanfaatkan oleh banyak keluarga di desa, terutama yang memiliki lahan pekarangan kering yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

Baca Juga :  Camat Rinhat Saksikan Serah Terima Jabatan Pj Kades BoEn

Jimmi mengajak warga desa untuk mulai menanam berbagai jenis sayuran di halaman rumah masing-masing.

Menurutnya, walau hanya satu atau dua are lahan pekarangan, jika dimanfaatkan dengan baik bisa menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga.

Baca Juga :  Warga Desa Motaulun Nyatakan “Perang” Melawan Sampah, Pj Kades Rofinus Seran Pimpin Gerakan Bersih Lingkungan

“Kalau keluarga-keluarga mau menanam sayuran, pasti dibeli dapur MBG, asal kualitasnya dijaga. Ini peluang yang sangat bagus,” katanya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung