Harga sayur putih di pasaran saat ini sekitar Rp7.000 per kilogram. Namun yang paling menguntungkan bagi petani adalah keberadaan dapur MBG yang membutuhkan pasokan sayuran segar setiap hari.
Menurut Jimmi, sistem pembelian di dapur MBG sangat membantu petani karena produk langsung diserap dan dibayar tunai.
“Keuntungannya karena setiap hari mereka butuh sayur. Jadi petani tidak perlu lagi mencari pasar di luar. Semua sayur yang dibeli langsung dibayar tunai,” jelasnya.
Ia meyakini peluang ini sebenarnya bisa dimanfaatkan oleh banyak keluarga di desa, terutama yang memiliki lahan pekarangan kering yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
Jimmi mengajak warga desa untuk mulai menanam berbagai jenis sayuran di halaman rumah masing-masing.
Menurutnya, walau hanya satu atau dua are lahan pekarangan, jika dimanfaatkan dengan baik bisa menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga.
“Kalau keluarga-keluarga mau menanam sayuran, pasti dibeli dapur MBG, asal kualitasnya dijaga. Ini peluang yang sangat bagus,” katanya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.






