Di tengah musim penghujan yang membuat banyak petani enggan menanam sayuran, seorang warga Desa Motaulun, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, justru melihat peluang besar. Ia adalah Jimianus Bria Manek (Jimmi), petani hortikultura yang berhasil memanfaatkan lahan pekarangan kering untuk memasok sayuran ke dapur MBG.
Dengan bermodalkan lahan berukuran sekitar 53 meter x 47 meter, Jimmi menanam sayur putih pada 35 bedeng. Hasilnya cukup mengejutkan. Pada panen perdana, setiap bedeng mampu menghasilkan Rp500 ribu hingga Rp600 ribu. Jika dikalkulasi, sekali panen dalam satu siklus bisa menghasilkan puluhan juta rupiah.
Menurut Jimmi, keberhasilannya berawal dari pengamatan sederhana terhadap kondisi pasar. Ia melihat kebutuhan sayuran di Malaka cukup tinggi, sementara pasokan dari petani sangat terbatas, terutama saat musim hujan.
“Setelah saya pelajari, pasokan sayur dari Atambua, Kabupaten Belu, ke Malaka sangat minim. Karena itu saya putuskan menanam sayur putih, dan hasilnya sangat menggembirakan,” ujarnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
