Timorpedia.com – Berada di wilayah perbatasan Indonesia–Timor Leste seharusnya membuat SMAN Wederok, Kabupaten Malaka, mendapat perhatian serius dalam pembangunan pendidikan. Namun, kondisi di lapangan menunjukkan sekolah yang berada di “beranda depan” negara itu masih harus berhadapan dengan ancaman banjir dan keterbatasan sarana prasarana.
Kondisi tersebut terungkap saat dua Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Agustinus Nahak dari Fraksi Partai Golkar dan Winston Rondo dari Fraksi Partai Demokrat, melakukan kunjungan kerja ke SMAN Wederok.
Kunjungan itu bukan sekadar agenda seremonial. Kedua legislator turun langsung melihat kondisi lingkungan sekolah sekaligus berdialog dengan pihak sekolah, komite, guru, dan pengurus OSIS untuk mengetahui persoalan pendidikan yang selama ini dihadapi.
Kedatangan mereka disambut secara adat melalui prosesi Wesei Wehali “Hase Hawaka” yang dibawakan para siswa, disertai Tarian Bidu Elele khas Malaka.
Di balik penyambutan adat tersebut, tersimpan sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian serius.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














