Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran (SBS), meminta agar segera diagendakan pertemuan bersama para pastor paroki se-Dekenat Malaka untuk membahas pelaksanaan Pesta Komuni Pertama atau “Sambut Baru”.
Permintaan tersebut disampaikan Bupati SBS di sela kunjungannya di Kecamatan Wewiku. Ia menekankan perlunya penataan kembali tradisi Sambut Baru agar lebih sederhana, efisien, dan tidak membebani ekonomi keluarga.
Menurutnya, perayaan Sambut Baru sebaiknya tidak lagi dilakukan secara terpisah di masing-masing rumah, melainkan dirayakan bersama di sekolah setelah upacara liturgi di gereja, sebagaimana praktik yang pernah dilakukan pada masa lalu.
“Dulu, setelah misa, semua dirayakan bersama. Setiap keluarga cukup membawa beras dan dua ekor ayam untuk dimasak bersama di sekolah. Sederhana, tapi penuh kebersamaan dan gotong royong,” ujar SBS.
Ia menilai, praktik perayaan saat ini cenderung lebih rumit dan menimbulkan beban ekonomi bagi orang tua, bahkan kerap dikeluhkan masyarakat.
Untuk itu, Bupati SBS meminta bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) segera menjadwalkan pertemuan dan ramah tamah dengan para pastor paroki guna membahas dan menyepakati mekanisme pelaksanaan Sambut Baru ke depan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














