“Karena itu, keseragaman menjadi bagian dari upaya membangun budaya organisasi yang tertib, profesional, dan menghormati regulasi, “tandasnya.
Selain menyoroti model seragam, SBS juga mengingatkan ASN agar memperhatikan etika berpakaian saat bertugas. Ia masih menemukan pegawai yang mengenakan baju tidak dimasukkan ke dalam celana, tidak memakai ikat pinggang, hingga menggunakan topi dinas secara tidak sesuai ketentuan.
Bagi SBS, kebiasaan-kebiasaan kecil tersebut tidak boleh dianggap sepele karena mencerminkan karakter aparatur dalam menaati aturan.
“Disiplin itu tidak dimulai dari pekerjaan besar. Disiplin dimulai dari hal-hal sederhana yang dilakukan secara konsisten setiap hari,” ujarnya.
SBS juga meminta ASN belajar dari budaya disiplin yang diterapkan di lingkungan TNI dan Polri. Menurutnya, di kedua institusi tersebut, standar berpakaian diterapkan secara konsisten di seluruh Indonesia sehingga menciptakan identitas organisasi yang kuat.
“Dari Sabang sampai Merauke, seragam TNI dan Polri tetap sama. Yang membedakan hanya pangkat dan jabatannya. Budaya disiplin seperti itu yang harus kita bangun di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malaka,” katanya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














