Pemerintah Desa Lakekun Barat meminta pemerintah daerah dan instansi teknis segera mengambil langkah penanganan untuk mengurangi risiko banjir yang berulang.
Salah satu langkah yang dinilai mendesak adalah normalisasi Kali Serin dan Kali Loo, termasuk penanganan titik-titik yang menghambat aliran air. Perbaikan jalan usaha tani juga dinilai penting agar aktivitas petani tidak semakin terganggu setelah banjir.
“Kami berharap ada langkah cepat berupa normalisasi sungai dan penanganan saluran irigasi agar kejadian serupa tidak terus berulang dan merugikan petani,” tegas Hendrik.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih membersihkan rumah dan lahan pertanian yang terdampak banjir. Sementara itu, pemerintah desa masih menunggu langkah penanganan lebih lanjut dari pemerintah daerah dan instansi terkait.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














