Scroll untuk baca artikel

Banjir Rendam Lebih dari 400 Hektare Sawah, Warga Lakekun Barat Desak Pemerintah Cari Solusi Permanen

Avatar photo
×

Banjir Rendam Lebih dari 400 Hektare Sawah, Warga Lakekun Barat Desak Pemerintah Cari Solusi Permanen

Sebarkan artikel ini
Reporter : Wilfridus Wedi Editor: Ewilson
Screenshot_20260806_105801 (1)
Foto: Banjir hantam lahan persawahan milik warga Desa Lakekun Barat, Kecamatan kobalima, Kabupaten Malaka, Minggu(22/2/2026)

 

 

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Advertising

Timorpedia.com-  Warga Desa Lakekun Barat, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendesak pemerintah segera mencari solusi permanen untuk mengatasi banjir yang berulang setiap musim hujan.

Banjir tidak hanya merendam permukiman warga di Desa Lakekun Barat dan Desa Lakekun, tetapi juga menggenangi lebih dari 400 hektare lahan sawah produktif yang menjadi salah satu penopang produksi pangan masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Malaka Bangun Jembatan Gantung Numbei untuk Putus Isolasi Warga

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena banjir terjadi ketika tanaman padi memasuki masa produksi. Jika tidak segera ditangani, genangan berpotensi mengganggu hasil panen sekaligus mengancam upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah maupun nasional.

Baca Juga :  Meriahkan HUT RI ke-81, RSUPP Betun Buka Sayembara Desain Logo, Hadiah Rp2,5 Juta

Warga meminta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTT, serta Pemerintah Kabupaten Malaka duduk bersama untuk menangani sumber persoalan banjir secara terpadu.

Baca Juga :  Produktivitas Padi Melonjak, PR Pertanian Lakekun Barat Belum Usai

Kepala Desa Lakekun Barat, Hendrik Seran, mengatakan persoalan banjir di wilayah tersebut bukan kejadian baru. Masalah itu, kata dia, telah disampaikan kepada petugas BBWS Nusa Tenggara II dan Dinas PUPR NTT ketika banjir serupa terjadi pada 2025.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung