Menurut Hendrikus, pembangunan infrastruktur tersebut disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat yang telah dibahas melalui musyawarah desa. Tujuannya bukan hanya menghadirkan fasilitas baru, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan dasar bagi warga.
Di luar pembangunan fisik, Pemerintah Desa Lakekun Barat juga mengalokasikan Dana Desa untuk mendukung produktivitas pertanian. Sebanyak 200 kilogram benih padi varietas Sri Dewi disalurkan kepada petani sebagai bagian dari upaya meningkatkan hasil panen. Pemerintah desa juga melakukan pemeliharaan kantor desa guna menunjang pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Sementara itu, pengembangan ekonomi desa terus dilakukan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Program penggemukan ayam potong telah memasuki putaran kedua dan dinilai berjalan sesuai rencana. Di saat yang sama, budidaya ikan air tawar masih terus dikembangkan sebagai salah satu unit usaha yang diharapkan mampu menambah pendapatan desa sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
