Pemerintah daerah secara bertahap akan menyiapkan akses jalan menuju gedung, jaringan air bersih, instalasi listrik, sarana dan prasarana perkantoran, serta penataan kawasan di sekitar gedung.
“Saat ini bangunannya sudah ada, tetapi harus disiapkan jalan masuk, sarana air, listrik, kebutuhan dalam kantor, termasuk penataan di luar kantor agar layak difungsikan,” ujarnya.
Stefanus menargetkan seluruh kebutuhan pendukung tersebut dapat diselesaikan sebelum masa kepemimpinan SBS–HMS berakhir. Dengan demikian, Gedung Kantor Bupati Malaka dapat digunakan sebagai pusat penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
Kebutuhan Dasar Jadi Prioritas
Keputusan melanjutkan pembangunan gedung pada tahun ketiga, menurut Stefanus, merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam menentukan prioritas pembangunan. Anggaran pada dua tahun pertama diarahkan terlebih dahulu pada kebutuhan yang dinilai lebih mendesak bagi masyarakat.
Sektor pertanian menjadi salah satu perhatian utama karena sebagian besar masyarakat Malaka menggantungkan kehidupan dan pendapatannya pada sektor tersebut.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














