Lanjutnya,selain operasi di laut dan penyisiran sepanjang garis Pantai upaya yang ditempuh yaitu melakukan acara ritual bersama tokoh adat setempat yang paham betul tentang ritual adat tersebut.
“Dan itu kita sudah lakukan tapi sampai dengan saat ini (hari keenam) belum ada tanda-tanda keberadaan korban, ” pungkasnya.
Edu menuturkan, sejak kejadian pada Minggu kemarin dirinya selalu standby di lokasi.
“Sejak kejadian itu sampai dengan saat ini saya selalu standby disini baik siang maupun malam saya selalu temani pihak keluarga korban maupun masyarakat pengunjung.Jadi saya hadir disini untuk menjaga mereka, ” ucapnya.
Dengan kejadian seperti itu kata Edu, kalau bisa pemerintah menyediakan fasilitas pendukung lainnya.
“Speerti speed boat karena kita disini fasilitasnya masih minim. Apabila ada kejadian seperti itu kita bisa lakukan pertolongan.Selain itu di sekitar lokasi ini juga harus dipasang rambu-rambu larangan,para petugas juga harus dibekali dengan pelatihan untuk menyelamatkan para pengunjung apabila ada kejadian atau peristiwa yang sama seperti ini, “pintanya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














