Jalan Usaha Tani Rusak 10 Kilometer, Akses 400 Hektare Sawah di Lakekun Barat Terancam

Reporter : Wilfridus Wedi Editor: Ewilson
Screenshot_20260803_203115 (2)
Foto: Kepala Desa Lakukan Barat, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Hendrikus Seran(ist)

Dana sebesar Rp6,2 juta dialokasikan untuk menimbun lubang-lubang pada badan jalan yang rusak sekaligus mengeruk sedimen saluran irigasi sepanjang 600 meter di Dusun Tolaran agar aliran air ke areal persawahan tetap berjalan.

“Ini hanya solusi sementara. Tahun ini kami siapkan proposal ke pemerintah kabupaten dan provinsi agar perbaikan jalan usaha tani masuk dalam program agropolitan,” kata Hendrikus kepada media ini, Kamis(22/12026)

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Advertising

Menurutnya, kemampuan keuangan desa sangat terbatas sehingga tidak memungkinkan untuk melakukan rehabilitasi menyeluruh terhadap ruas jalan sepanjang 10 kilometer tersebut. Karena itu, dukungan pemerintah daerah dan Pemerintah Provinsi NTT menjadi kebutuhan mendesak agar infrastruktur penunjang pertanian dapat kembali berfungsi optimal.

Perbaikan jalan usaha tani dinilai akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan produktivitas pertanian. Selain memperlancar distribusi benih, pupuk, dan alat pertanian, infrastruktur yang memadai juga akan menekan biaya transportasi hasil panen sehingga meningkatkan pendapatan petani.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung

Exit mobile version