Timorpedia.com- Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malaka menyiapkan 10 tenaga medis untuk menjadi relawan kemanusiaan dan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Flores yang terdampak bencana.
Ketua PMI Kabupaten Malaka periode 2026-2030, dokter Oktelin Kurniawati Kaswadie, M..M.FisQua, mengatakan, 10 tenaga medis tersebut terdiri dari lima dokter serta lima tenaga perawat dan bidan. Seluruh relawan merupakan staf Rumah Sakit Umum Pusat Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun.
“Di antaranya lima orang dokter dan lima orang perawat dan bidan. Kehadiran mereka untuk memberikan pelayanan kesehatan terhadap saudara-saudara kita di Flores yang tertimpa bencana,” ujar dr. Oktelin kepada wartawan, Jumat (21/8/2026), usai dirinya dilantik sebagai Ketua PMI Kabupaten Malaka periode 2026-2030.
Menurut dokter Oktelin, saat ini pihaknya masih menunggu Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai dasar keberangkatan para tenaga medis tersebut.
“Kami hanya menunggu SK dari Kemenkes. Jika sudah ada, maka 10 relawan yang terdiri dari lima orang dokter dan lima lainnya merupakan perawat dan bidan siap berangkat ke Flores untuk membantu saudara-saudara kita di sana yang tertimpa bencana,”ucap dokter Oktelin yang merupakan Direktur Rumah Sakit Penyangga Perbatasan Betun.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
