Timorpedia.com- Dugaan korupsi pembangunan RS Pratama Wewiku dan penyimpangan dana Seroja di Kabupaten Malaka menjadi salah satu tuntutan utama Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Kupang saat menyerahkan surat aspirasi kepada Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, dalam kunjungan kerja di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bahwa penyerahan surat dilakukan secara simbolis di sebuah rumah makan di Kupang sebagai bentuk penyampaian langsung aspirasi masyarakat kepada pemerintah pusat.
Ketua Presidium GERMAS PMKRI Cabang Kupang, Yido, menyatakan bahwa dua isu tersebut dinilai mendesak karena berkaitan langsung dengan pelayanan kesehatan dan pemulihan rumah warga pascabencana di Nusa Tenggara Timur.
“Kami berharap pemerintah pusat memberi perhatian serius, khususnya pada dugaan korupsi RS Pratama Wewiku dan dana Seroja yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya dalam rilis yang diterima suaratribuncom di Betun, Selasa (7/4/26).
PMKRI menilai proyek RS Pratama Wewiku yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) perlu diusut secara transparan. Sementara itu, dalam program rehabilitasi rumah korban badai Seroja di Malaka, ditemukan ketidaksesuaian antara anggaran dan pelaksanaan di lapangan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
