“Jadi,untuk mendukung pelaku UMKM, setiap bulan para ASN wajib membeli produk yang sudah disediakan di gerai NTT Mart. Nanti saya buatkan aturan, ” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Malaka Henri Melki Simu mengatakan kehadiran NTT Mart menjadi peluang besar bagi para pelaku UMKM untuk memasarkan produk unggulan daerah secara lebih luas.
Menurutnya, Kabupaten Malaka memiliki kekayaan produk lokal, mulai dari tenun ikat yang diproduksi di berbagai desa, kerajinan gerabah, hingga aneka produk olahan pangan yang selama ini membutuhkan akses pemasaran yang lebih kuat.
“Kehadiran NTT Mart menjadi gerbang bagi produk-produk unggulan Malaka untuk menembus pasar yang lebih luas, sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujarnya.
Berdasarkan,data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT menunjukkan, sedikitnya 648 produk UMKM dan IKM Kabupaten Malaka telah dipersiapkan untuk dipasarkan melalui NTT Mart. Kehadiran pusat pemasaran tersebut diharapkan menjadi penghubung antara para pelaku usaha lokal dengan pasar regional maupun nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














