Ia menegaskan, dokter Icha merupakan tenaga kesehatan yang menjalankan tugas kemanusiaan dengan memberikan pelayanan kepada seluruh pasien tanpa membedakan suku, agama, status sosial maupun kemampuan ekonomi.
“Oleh karena itu,setiap dugaan pelanggaran hukum yang berkaitan dengan kasus tersebut harus diusut secara tuntas, “tegasnya.
Gabriel mengatakan, penyelesaian kasus ini bukan hanya untuk memberikan keadilan bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi bentuk perlindungan negara terhadap seluruh tenaga kesehatan yang setiap hari bekerja di garis terdepan pelayanan masyarakat.
“Memberikan keadilan kepada dokter Icha berarti negara juga sedang memberikan penghormatan kepada seluruh tenaga kesehatan yang bekerja dengan penuh pengabdian. Mereka berhak memperoleh perlindungan hukum ketika menjalankan tugas kemanusiaannya,” ujarnya.
Ia juga menekankan,negara tidak boleh abai terhadap masyarakat kecil yang selama ini sering tidak memiliki ruang untuk memperjuangkan hak-haknya.
“Kehadiran negara melalui penegakan hukum yang adil merupakan wujud perlindungan terhadap kelompok yang selama ini menjadi voice of the voiceless, ” tuturnya.










