“Jangan salah, saya punya pasien baru usia 20 tahun sudah terkena stroke karena merokok dan minum alkohol,” ungkapnya.
Menurutnya, anggapan bahwa stroke hanya menyerang usia lanjut merupakan pandangan lama. Saat ini, kelompok usia 20 hingga 40 tahun mulai menunjukkan peningkatan kasus stroke yang cukup signifikan. Walaupun risiko terbesar masih berada pada usia di atas 50 tahun, kelompok usia muda mulai mengikuti peningkatan tersebut.
“Di Kabupaten Malaka sendiri ada pasien usia 20 tahun yang sudah terkena stroke. Saya juga cukup banyak menangani pasien usia 20 sampai 40 tahun,” katanya.
Dokter Tahlia menambahkan, jika dipersentasekan, jumlah pasien laki-laki jauh lebih tinggi dibanding perempuan, dengan perbandingan sekitar 3:1.
“Biasanya tiga pasien laki-laki berbanding satu perempuan,” tutupnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
