Timorpedia.com – Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM).
Sepanjang semester pertama 2026, rumah sakit yang dipimpin Direktur dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, FISQua, tersebut mengalokasikan anggaran sebesar Rp935.877.000 untuk membiayai pelatihan dan pengembangan kompetensi tenaga medis maupun nonmedis di sejumlah rumah sakit rujukan dan institusi kesehatan terkemuka di Indonesia.
Investasi tersebut menjadi bagian dari strategi manajemen RSUPP Betun untuk membangun SDM yang kompeten sekaligus memperkuat kapasitas pelayanan, khususnya layanan spesialistik yang dibutuhkan masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia–Timor Leste.
Berdasarkan data Kepala Seksi Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) serta Penyuluhan RSUPP Betun, Maria Oktaviana Suan, A.Md.Kep, sebanyak 46 pegawai diberangkatkan secara bertahap untuk mengikuti berbagai program pendidikan dan pelatihan selama periode Januari hingga Juni 2026.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
