Kemudian untuk menjaga keselamatan dan perlindungan bagi para pekerja lokal yang tersebar pada 12 SPPG yang sudah beroperasi kata Fani, sudah didaftarkan di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK).
“Untuk saat ini mereka sudah aktif menjadi peserta BPJSTK, “pungkasnya.
Sementara di sektor kemitraan kata Fani,tercatat 30 supplier lokal yang terlibat dalam program tersebut.
“Jadi secara keseluruhan MBG di Kabupaten Malaka dinilai menjadi program strategis yang tidak hanya memperkuat pemenuhan gizi anak dan kelompok rentan, tetapi juga menyediakan lapangan pekerjaan, dan menggerakkan ekonomi lokal secara nyata, “tuturnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














